Ditempa di Lawfirm Bertua & Co, Andi Akbar Muzfa, S.H. Mengasah Kemampuan Menangani Perkara Lintas Nasional
Barru News - Setiap advokat memiliki titik balik yang membentuk kualitas profesionalnya. Bagi Andi Akbar Muzfa, S.H., fase tersebut dimulai ketika dipercaya bergabung sebagai Asisten Lawyer (Associate) di Lawfirm Bertua & Co, Jakarta Timur, sebuah firma hukum yang dipimpin oleh Bertua Hutapea, S.H., M.H., adik kandung advokat nasional Hotman Paris Hutapea. Lingkungan kerja dengan standar profesional tinggi tersebut menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukannya dengan dinamika praktik hukum nasional yang kompleks, cepat, dan penuh tantangan.
Berbeda dengan praktik hukum pada tingkat lokal, penanganan perkara di firma hukum nasional menuntut kemampuan analisis yang jauh lebih mendalam. Setiap perkara tidak hanya membutuhkan pemahaman terhadap norma hukum, tetapi juga kemampuan membaca konstruksi fakta, memetakan risiko hukum, menyusun strategi pembelaan, hingga mengantisipasi berbagai kemungkinan yang berkembang selama proses penyelesaian sengketa. Dalam lingkungan seperti itulah Andi Akbar ditempa untuk bekerja secara sistematis, disiplin, dan mengedepankan ketelitian dalam setiap langkah hukum.
Selama berada di Bertua & Co, ia terlibat dalam proses pendampingan berbagai perkara yang berasal dari beragam daerah di Indonesia. Karakter sengketa yang dihadapi pun sangat beragam, mulai dari persoalan hukum perdata, pidana, pertanahan, bisnis, korporasi, hubungan kontraktual, hingga berbagai bentuk sengketa keperdataan lainnya. Keberagaman tersebut memperluas perspektifnya bahwa setiap perkara memiliki karakteristik tersendiri sehingga tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan yang sama.
Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa bekerja dalam ritme penanganan perkara berskala nasional yang melibatkan berbagai kepentingan hukum. Ia ikut mempelajari bagaimana sebuah tim advokat melakukan riset hukum secara komprehensif, menyusun legal opinion, menyiapkan dokumen litigasi, melakukan analisis alat bukti, hingga merancang strategi penyelesaian sengketa yang disesuaikan dengan kebutuhan klien. Dari proses itu, ia memahami bahwa keberhasilan seorang advokat bukan semata-mata ditentukan oleh kemampuan berargumentasi di ruang sidang, tetapi dimulai dari kualitas persiapan yang matang jauh sebelum perkara diperiksa.
Di bawah pembinaan Bertua Hutapea, Andi Akbar juga menyerap budaya kerja yang menempatkan profesionalisme sebagai prioritas utama. Ketelitian dalam menyusun dokumen hukum, konsistensi terhadap prosedur, disiplin administrasi perkara, serta kemampuan menjaga kerahasiaan klien menjadi bagian dari standar kerja yang diterapkan dalam setiap penanganan perkara. Budaya tersebut kemudian membentuk karakter profesional yang tetap melekat ketika ia melanjutkan kariernya di luar Jakarta.
Salah satu nilai penting yang diperolehnya selama berada di firma hukum tersebut adalah kemampuan melihat suatu sengketa secara menyeluruh. Sebuah perkara tidak hanya dipandang dari aspek hukum positif, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan bisnis, hubungan antarpihak, potensi penyelesaian damai, serta dampak jangka panjang bagi klien. Cara pandang inilah yang kemudian menjadi ciri pendekatan Andi Akbar dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
Pengalaman menangani perkara dengan karakter yang beragam juga membentuk kemampuannya beradaptasi terhadap berbagai bidang hukum. Ia tidak terpaku pada satu jenis perkara tertentu, melainkan terbiasa menghadapi dinamika kasus yang berbeda-beda sesuai kebutuhan klien. Fleksibilitas tersebut menjadi modal penting ketika kembali ke Sulawesi Selatan untuk membangun praktik hukumnya sendiri dan melayani masyarakat dari berbagai latar belakang.
Bagi Andi Akbar Muzfa, pengalaman di Bertua & Co bukan sekadar catatan dalam perjalanan karier, melainkan fondasi yang membentuk cara berpikir seorang advokat profesional. Paparan terhadap perkara-perkara lintas nasional, proses kerja yang terstruktur, serta pembelajaran langsung dalam lingkungan firma hukum nasional memberinya bekal yang kuat untuk menangani persoalan hukum secara lebih komprehensif, objektif, dan berorientasi pada kepentingan pencari keadilan. Pengalaman tersebut pula yang kemudian menjadi salah satu faktor penting dalam membangun reputasinya sebagai advokat yang mengedepankan kualitas analisis, ketelitian, dan strategi hukum yang terukur dalam setiap perkara yang ditanganinya.
Mardawiya Halim
Ditempa di Lawfirm Bertua & Co, Andi Akbar Muzfa, S.H. Mengasah Kemampuan Menangani Perkara Lintas Nasional
0
Juli 13, 2026
.jpg)

.jpg)
.jpg)